Home » Kegiatan Dubes Sudan » Negara Afrika gunakan Africa Day untuk Remajakan Hubungan dengan RI

Negara Afrika gunakan Africa Day untuk Remajakan Hubungan dengan RI

images

Jakarta – The Jakarta post. Diplomat Afrika mengatakan Kedutaan Afrika di Indonesia akan bersama-sama merayakan Hari Afrika bulan depan di Jakarta dengan beberapa acara, termasuk resepsi besar-besaran, pertandingan sepak bola ramah serta membina hubungan dengan Indonesia.

“Afrika Day adalah hari yang paling menyenangkan untuk semua orang Afrika. Hal ini juga disebut Hari Pembebasan. Indonesia memiliki hubungan sejarah dengan gerakan pembebasan Afrika melalui Konferensi Bandung 1955.

“Indonesia adalah teman dekat Afrika. Kami ingin merayakan Hari Afrika dengan teman-teman kami di Indonesia, “kata Duta Besar Sudan untuk Indonesia Abd Al Rahim Al Siddig pada konferensi pers, Senin (22/4/2013).

Duta besar mengatakan bahwa kedutaan Afrika akan merayakan Africa Day pada 25 Mei di Jakarta, namun sebagai hari jatuh pada hari Sabtu perayaan kemungkinan akan diadakan salah satu pada tanggal 23 Mei atau 27 Mei.

“Kami juga berencana pertandingan sepak bola pertandingan persahabatan melawan diplomat kita Indonesia,” kata Siddig.

Perayaan Hari Afrika Hari merupakan pembentukan Organisasi Persatuan Afrika (OAU/ Organization of African Unity) pada 25 Mei 1963.  Pada bulan Juli 2002, OAU berubah menjadi Uni Afrika (AU/ African Union), yang saat ini memiliki 54 anggota.

Maroko, sebuah negara Afrika Utara dan salah satu pendiri dari OAU, bukan anggota dari AU tapi Maroko mempertahankan hubungan persahabatan dengan hampir semua negara-negara Afrika.

Indonesia, teman dekat Afrika dan salah satu anggota pendiri Gerakan Non-Blok, ingin menghidupkan kembali hubungan lama melalui inisiatif baru.

“Kami saat ini aktif berfokus pada Afrika,” kata Direktur Kementerian Luar Negeri Afrika urusan Lasro Simbolon mengatakan kepada The Jakarta Post baru-baru ini dalam pertemuan Asosiasi Pers Afrika-Indonesia di Jakarta.

Menurut Siddig, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa akan mengunjungi Afrika bulan depan untuk membentuk kemitraan yang kuat dengan AU.

“Menteri Luar Negeri akan membahas pertemuan para pemimpin Afrika di ibukota Ethiopia Addis Ababa pada akhir bulan depan, bertepatan dengan perayaan Hari Afrika,” kata Siddig.

The AU akan merayakan 50 tahun berdirinya OAU tahun ini. Para pemimpin Afrika akan berkumpul pada 26 Mei di Addis Ababa untuk KTT tahunan mereka, yang memiliki tema berjudul “Pan Africanism dan Kebangkitan Afrika.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono baru-baru ini juga mengunjungi daerah itu, singgah di Mesir, Liberia dan Nigeria.

Mengomentari hubungan Sudan-Indonesia, Siddig mengatakan mereka bergerak ke arah yang benar.

“Kami memiliki hubungan dekat bahkan sebelum kemerdekaan kita. Kami mendapat inspirasi untuk menyatakan kemerdekaan pada tahun 1956 setelah para pemimpin kami menghadiri 1955 Konferensi Asia-Afrika di Bandung, “kata Siddig.

Sudan, sebuah negara Afrika Utara lahan pertanian yang luas, ingin memiliki kerjasama yang erat dengan Indonesia, terutama di sektor pertanian.

“Seperti kita berbicara, Menteri Pertanian Suswono saat ini di Sudan membangun kerja sama di sektor pertanian. Kedua pemerintah akan menandatangani nota kesepahaman [MoU] dalam hal ini […] Kami siap untuk memberikan tanah kepada Indonesia untuk menanam padi, kelapa sawit dan tebu, “kata Siddig.

BUMN minyak bumi dan gas Indonesia PT Pertamina, Siddig mengatakan, saat ini sedang menjajaki minyak di Blok Sudan 13.

“Jika Pertamina menemukan minyak di Sudan, kami akan sekali lagi menjual minyak ke Jakarta. Negara kaya minyak yang baru dibentuk Sudan Selatan pekan lalu setuju untuk memompa minyak melalui pipa minyak yang ada di Sudan. Jadi perdagangan akan mencapai hampir satu miliar dolar lagi, “kata Siddig.

 

Leave a Reply

Copyright © 2016 · Embassy of Sudan · All Rights Reserved · Posts · Comments