Home » Pers Rilis » Menteri Luar Negeri Sudan Kecam Keterlibatan Gerakan Tentara Sudan Atas Konflik Sudan Selatan

Menteri Luar Negeri Sudan Kecam Keterlibatan Gerakan Tentara Sudan Atas Konflik Sudan Selatan

Ali-Karti21-300x246

Kedutaan Sudan – Jakarta. Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada hari Rabu 23 April  2014, Menteri Luar Negeri Sudan Ali Ahmed Karti mengecam partisipasi gerakan bersenjata Sudan atas pertempuran sebagai pembangunan tidak konsisten dengan perjanjian keamanan yang disepakati antara Sudan dan Sudan Selatan dan kesepakatan penghentian permusuhan yang ditandatangani antara kedua pihak dalam konflik di negara itu.

Keterlibatan gerakan bersenjata ini di Sudan Selatan juga bertentangan dengan komitmen pemerintah Sudan Selatan sebagai anggota Negara Bintang besar (Great Lakes States ) yang berlabel gerakan bersenjata seperti Gerakan Keadilan dan Persamaan (Justice and Equality Movement /JEM) dan Gerakan Pembebasan Sudan (Sudan Liberation Movement / SLM) sebagai gerakan negatif dan negara-negara anggota diwajibkan untuk tidak berurusan dengan mereka.

Ali Ahmad Karti mengutuk pembunuhan warga sipil di Bentiu dan likuidasi fisik warga Sudan yang berlindung di tempat-tempat suci dan menolak argumen bahwa mereka yang tewas adalah bagian dari gerakan bersenjata Sudan yang berpartisipasi pertempuran itu.

Tak hanya itu, Menteri ini mendesak Uni Afrika untuk melakukan penyelidikan atas insiden pembunuhan warga Sudan  di Bentiu dan mendesak para pihak yang terlibat dalam konflik di Sudan Selatan untuk menghormati hukum kemanusiaan internasional.

Pernyataan itu mengimbau masyarakat internasional dan organisasi-organisasi regional dan internasional untuk melipatgandakan upaya untuk memberikan perlindungan bagi warga sipil yang terjebak di zona konflik.

Kementerian Luar Negeri ini memberikan  perhatian lebih terhadap masyarakat internasional, Uni Afrika dan Dewan Keamanan terhadap ancaman serius terhadap keamanan regional yang ditimbulkan oleh apa yang disebut JEM dan SLM.

Sejak dimulainya kembali pertempuran di Betiu , menteri juga telah menjalin komunikasi melalui kedutaan besarnya di Juba dengan PBB dan pemerintah Sudan Selatan untuk menjamin perlindungan warga negara Sudan.

Pernyataan itu menekankan perlunya penyelesaian damai atas perbedaan politik di Sudan Selatan dan menyerukan pihak asing untuk tidak melibatkan diri dalam pertempuran karena yang akan lebih mempersulit pertempuran dan mengancam perdamaian regional dan internasional. (PR)

Leave a Reply

Copyright © 2016 · Embassy of Sudan · All Rights Reserved · Posts · Comments